
Perdagangan, Simalungun – Sebanyak dua guru SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan mengikuti kegiatan Diklat Upskilling dan Reskilling bagi Guru Kejuruan SMK Batch 2 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV BBL) Medan.
Kegiatan diklat tersebut berlangsung selama dua minggu, mulai tanggal 11 hingga 24 Mei 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru kejuruan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.
Dua guru SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan yang mengikuti kegiatan tersebut adalah:
- Ibu Miftahul Janni, S.T., mengikuti diklat berjudul “Penerapan Sistem Otomasi Produksi Terintegrasi Berbasis PLC dan Sistem Monitoring Industri.”
- Bapak Satria, S.P., mengikuti diklat berjudul “Pengembangan Aplikasi IoT Industri Berbasis ESP32 untuk Monitoring Efisiensi Energi di Era Manufaktur.”
Meningkatkan Kompetensi Guru di Bidang Teknologi Industri
Program Upskilling dan Reskilling bagi guru kejuruan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh tambahan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis yang sesuai dengan perkembangan teknologi industri.
Pada diklat penerapan sistem otomasi produksi, peserta mempelajari pemanfaatan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai perangkat utama dalam mengendalikan proses produksi. Materi tersebut juga terintegrasi dengan sistem monitoring industri yang memungkinkan proses produksi dipantau secara lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, pada diklat pengembangan aplikasi Internet of Things atau IoT, peserta mempelajari pemanfaatan mikrokontroler ESP32 untuk membuat sistem pemantauan efisiensi energi dalam lingkungan industri. Teknologi tersebut sangat relevan dengan perkembangan manufaktur modern yang mengutamakan otomatisasi, konektivitas, efisiensi energi, dan penggunaan data secara real-time.
Mendukung Pembelajaran yang Relevan dengan Dunia Industri
Keikutsertaan guru dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan untuk terus meningkatkan mutu tenaga pendidik. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran, praktik kejuruan, serta pengembangan proyek berbasis teknologi bersama para siswa.
Melalui guru yang kompeten dan terus mengikuti perkembangan teknologi, siswa diharapkan mendapatkan pengalaman pembelajaran yang lebih inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki keterampilan, karakter, kedisiplinan, dan kesiapan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia usaha dan dunia industri.
Komitmen Memberikan Pendidikan Terbaik
SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan berkomitmen penuh untuk memberikan pendidikan dan pembelajaran terbaik kepada seluruh siswa dan siswi. Peningkatan kompetensi guru dilakukan secara berkelanjutan agar proses pembelajaran selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan industri.
Dengan mengikuti Diklat Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan SMK Batch 2, kedua guru tersebut diharapkan dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh kepada guru lainnya serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran di sekolah.
Keikutsertaan ini semakin memperkuat langkah SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas. Sebagai salah satu sekolah yang terus berkembang dan berinovasi, SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan berupaya menjadi SMK Favorit di Simalungun serta memberikan layanan pendidikan yang layak diperhitungkan sebagai SMK Terbaik di Simalungun.
Semoga kegiatan diklat ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kompetensi guru dan kemajuan pendidikan di SMK Swasta Satrya Budi 1 Perdagangan. Dengan semangat belajar dan berinovasi, sekolah akan terus berusaha menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.













Komentar Terbaru